Financials
PT RMK Energy Tbk (RMKE)
Perseroan bergerak di bidang pelayanan jasa logistik batubara dan trading batubara, yang meliputi bongkar muat di stasiun kereta api, pengangkutan ke pelabuhan serta pemuatan ke tongkang dan usaha perdagangan batubara. Saat ini Pelabuhan milik Perseroan adalah satu-satunya Tersus (Terminal Khusus) batubara swasta di seluruh Indonesia yang terintegrasi dengan kereta api. Dengan tidak banyak solusi alternatif yang dapat ditawarkan baik oleh swasta ataupun pemerintah di Sumatera Selatan pada saat ini, maka Perseroan optimis akan dapat terus bertumbuh.. Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah yang memiliki deposit batubara terbesar di seluruh Indonesia. Akan tetapi dengan jarak hauling yang jauh (rata-rata diatas 100 km) sehingga menjadi tantangan terbesar dari wilayah ini, minimnya infrastruktur untuk pengangkutan batubara dengan biaya ekonimis. Perseroan memanfaatkan peluang ini dengan menempatkan lokasi Pelabuhan strategisnya dekat dengan Stasiun pembongkaran kereta api batubara, yaitu Stasiun Simpang. KEUNGGULAN KOMPETITIF 1. Perusahaan energi yang terintegrasi Memiliki Pelabuhan batubara dengan seluas 43 Ha dan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan tonase batubara yang masuk. Perseroan memiliki fasilitas infrastruktur yang saling menunjang dan terintegrasi. 2. Satu-satunya pelabuhan swasta di Indonesia yang terkoneksi dengan kereta api Perseroan memilki pelabuhan swasta di Indonesia yang terkoneksi dengan kereta api. Hal tersebut diyakini dapat memberikan keunggulan kompetitif pada waktu tempuh dan efisiensi biaya angkut. 3. Memiliki perizinan usaha yang lengkap Memiliki izin terminal khusus untuk melayani kepentingan umum, tidak seperti perusahaan lainya yang harus membeli batubara di tambang atau intermediate stockpile dan menjual kembali apabila mau memberikan jasa yang serupa dengan Perseroan. 4. Tim Manajemen yang berpengalaman Perseroan memilki tim manajemen yang telah berpengalaman lebih dari 15 tahun pada industri energi pada umumnya dan pertambangan batubara pada khususnya. Pada tahun 2019 Perseroan mengakuisisi Perusahaan tambang batubara yaitu PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE), yang memiliki cadangan terbukti 24,5 metric ton dengan GAR 3.300-3.800 kcal/kg. Kandungan batu bara di TBBE terletak jauh dari transportasi sungai sehingga selama ini tidak Dapat diangkut keluar. Dengan adanya jalur kereta api yang dimiliki Perseroan, batu bara yang dimiliki TBBE akan dengan mudah dikeluarkan ke Pelabuhan milik Perseroan untuk kemudian dijual. Tambang batu bara TBBE akan mulai beroperasi pada tahun 2021 sehingga akan memberikan kontribusi pendapatan terhadap Perseroan berupa penjualan batu bara dengan rata-rata 20% dari total pendapatan Perseroan.
- Harga
- Rp206
- Nilai emisi
- Rp180,3 M
- Listing
- 7 Des 2021
- Return hari-1
- -2,9%
Posisi Return Hari-1
Jadwal
Bookbuilding
10 Nov 2021 – 15 Nov 2021
Penawaran
30 Nov 2021 – 3 Des 2021
Penjatahan
3 Des 2021
Listing
7 Des 2021
Penawaran
- Saham ditawarkan
- 875.000.000
- Lot ditawarkan
- 8.750.000
- % modal
- +20,0%
- Porsi pooling
- —
- Oversubscription
- —
Penjamin Emisi
Kalkulator ARA/ARB & Profit/Loss
Modal awal Rp206.000
| Hari | ARA | Profit | ARB | Loss |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Rp256 (+24,3%) | Rp50.000 | Rp176 (-14,6%) | -Rp30.000 |
| 2 | Rp320 (+55,3%) | Rp114.000 | Rp150 (-27,2%) | -Rp56.000 |
| 3 | Rp400 (+94,2%) | Rp194.000 | Rp128 (-37,9%) | -Rp78.000 |
| 4 | Rp500 (+142,7%) | Rp294.000 | Rp109 (-47,1%) | -Rp97.000 |
| 5 | Rp625 (+203,4%) | Rp419.000 | Rp93 (-54,9%) | -Rp113.000 |
Kalkulator Estimasi Penjatahan
Rasio oversubscription harus lebih dari 0.
Estimasi berdasarkan aturan penjatahan terpusat SEOJK 25/2025 — bukan hasil resmi penjatahan.